Rabu, 13 Januari 2010

my facebook

Teringat saat suatu hari kedatengan Boy (seorang sobat). Karena lama ga ketemu maka yg ditanyain pastilah kabar. Dia nanyain detail kondisiku dan keluargaku sejak kejadian 10th lalu itu."Ya seperti inilah kondisi kami sekarang" jawabku. Tidak kurang tapi juga tidak lebih, cukuplah buat kami. Kesedihan memang bagian dari kehidupan kami, tapi kami tak mau menyimpannya lama-lama. Itu akhir dari jawaban pertanyaan2 yang diajukan oleh sobatku itu.

Giliran aku yang pengen tahu kabarnya. Ia menceritakan dengan singkat, tapi kemudian seraya tersenyum dia bertanya kepadaku, "min, ingat si dewi nggak ? " hhhhHa ha ha...yo ingat to, mantan kamu kan?". Aku inget mereka dulu pasangan yang hangat dan serasi, lama mereka berpacaran tapi akhirnya putus karena sebuah perbedaan.
"Dia datang lagi men" katanya sembari tersenyum tipis. "Maksud lo?", ujarku.
Boy menceritakan kisah pertemuannya yang terakhir dengan Dewi baru-baru ini. Bagaimana senangnya Dewi saat itu, pandangan dan sikapnya masih memendam cinta seperti waktu masih pacaran dulu. Dewi bilang ia sudah 4 tahun menjanda karena suaminya meninggal dunia karena penyakit jantung, dan kini ia tinggal dengan seorang anaknya. Dewi mengisyaratkan keinginannya untuk kembali merajut kasih. Terus terang Boy terharu dengan kisah Dewi dan sedikit bimbang atas sikapnya tersebut.

Aku tanya sama Boy bagaimana dia bisa bertemu, kan mereka tinggal berlainan kota. Boy bercerita kalau mula-mula dia di add sama Dewi di jejaring sosial facebook, setelah pertemuan pertama di fb itu mereka sering saling kirim message. Dan pertemuan kemaren itu adalah untuk yang kedua kalinya.

Ah, aku nggak mau kasih masukan buat dia karena masalah seperti itu terlalu rumit bagiku. Meskipun aku berteman dengan Dewi juga, tapi aku ga bisa begitu saja mendukung mereka untuk bersatu kembali. Bagaimanapun Boy udah punya keluarga yang harus dijaganya. Dan aku tau mereka saling menyayangi dan mempunyai tiga orang buah hati. Boy mengiyakan dan dia juga ngga ingin menyakiti istri dan keluarganya.
Huuuft......... aku menghela nafas, ini benar-benar mengingatkanku pada lagunya Gigi 'my facebook' yang asyik itu.


my facebook (http://www.youtube.com/watch?v=ivoQDy6qCSs)

Berawal dari facebook baruku
Kau datang dengan cara tiba-tiba
Bekas kekasih yang lama hilang
Satu dari kekasih yang terbaik

Mungkin waktu yang ku persalahkan
Mungkin saja keadaan yang salah
Terpikir hati untuk mendua
Tapi nurani tak bisa mendua

*
Ku hanya bisa membagi kisah-kisah lama
Ku hanya bisa membagi cerita nostalgia

Reff:
Cuma itu yang kuberikan
Cuma itu yang ku bisa persembahkan
Karna aku ada yang punya
Tapi separuh hati ini untukmu

Ku bisa saja putuskan dia
Ku bisa menutup semua cintaku
Tapi apakah kau pun setuju
Menyakiti seorang manusia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar