Minggu, 15 November 2009

Sutradara Politik

Selalu ada cerita heboh selagi terjadi peristiwa heboh yang mesti diredam. Telenovela politik begitu saya menyebutnya. Demokrasi yang membuat para penguasa tidak bisa bertindak otoriter represif, mengevolusi mereka menjadi sutradara yang menyiapkan banyak cerita untuk dibuat skenario dan menunggu untuk dilakonkan. Semua hanya untuk membuat rakyat lupa akan peristiwa sebenarnya atau minimal tidak peduli dengan kedalaman dan inti cerita , krn cerita yang sebenarnya membuat sang sutradara terpojok.
Maka dilakonkanlah cerita baru. Sang sutradara membuat rakyat seperti penonton yang cukup dibuat terpesona, sedih, senang, marah tanpa bisa berbuat banyak untuk ikut menyelesaikan cerita.
Akankah telenovela ini terus berlanjut nanti?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar