Melihat konstelasi politik saat ini, mau nggak mau kita sebagai warga jadi sedikit ragu terhadap komitmen pemerintah dalam upaya pemberantasan korupsi. Dimulai dengan mencuatnya kasus yang menguak kebobrokan Bank Century serta kesalahan BI dalam pengawasan dan pengambilan keputusan penyelamatan Bank Century sejak awal. Sejumlah pihak menghendaki dilakukan penyelidikan terhadap kebijakan bailout yang disinyalir keputusan tersebut merupakan cara untuk pemutihan terhadap hasil tindakan kejahatan perbankan yang dilakukan pihak Bank Century.
Selain itu, rumor yang beredar sebagian dana talangan tersebut mengalir ke salah satu partai pengusung capres dan cawapres pemenang pemilu 2009 kemaren, hal ini dikarenakan sang cawapres notabene adalah gubernur BI saat kebijakan bailout itu diambil, sehingga dianggap tahu permasalahan Bank Century yang sesungguhnya. Bukti memang belum kuat, namun usaha Pansus DPR yang berusaha keras untuk menyelidiki kasus ini hingga tuntas, nampaknya mendapatkan hambatan yang kuat dari pihak yang merasa terancam dengan terkuaknya skandal ini.
Pihak-pihak yang terancam kemudian membuat serangan balik dengan mengungkap keburukan individu-individu yang merupakan orang penting dari partai yang kritis dan keras dalam menyikapi kasus ini. Bahkan penggembosan Pansus juga dilakukan oleh sebagian anggotanya sendiri yang merupakan kader partai yang merasa terdesak.
Kondisi ini ibarat pertarungan dua raksasa dimana masyarakat adalah penontonnya. Rakyat kecil saat ini terdiam karena pertarungan ini belum mengganggu kegiatan dalam memenuhi kebutuhan pokok mereka. Namun bila masalah ini tidak segera diselesaikan dan mengganggu stabilitas ekonomi maka tidak tertutup kemungkinan rakyat akan mudah disulut untuk turun ke jalan dan membuat kekisruhan.
Saat ini, kabar yang beredar adalah, aliran dana Bank Century terkait dengan sindikat Narkoba di Indonesia. Kalau betul dugaan tersebut maka ini adalah berkah dari adanya pansus Century untuk menghancurkan sindikat narkoba. Tapi publik tetap harus mengawal pansus Century, jangan-jangan ini hanyalah merupakan skenario dagang sapi untuk menghindari kehancuran dua raksasa dimata publik. Dan kabar ini sengaja dihembuskan pihak-pihak tertentu yang ingin menghalangi keingintahuan masyarakat mengenai aliran dana bailout yang sesungguhnya. Sehingga penyelidikannya dihentikan sampai disini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar